Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

RIZIEQ Shihab sepertinya harus berpikir sampai untuk meninggalkan Jakarta dalam beberapa hari ini. Pasalnya, gelombang mendatangi kedatangannya terjadi di banyak wilayah.

Dalam Medan, Sumatra Utara, misalnya, di dalam empat hari terakhir, unjuk menemui menolak kedatangannya terus terjadi. Kemarin, massa mendatangi Kantor Polda Sumatra Utara.

“Kami menolak kedatangan Rizieq Shihab di Kota Medan, ” kasar koordinator aksi, Hendrawan Siregar.

Hendrawan yang berasal dari Badan Koordinasi Muda Muslim Sumatra Utara tidak sendiri. Di dalam barisan massa serupa ada anggota Reformasi Masyarakat Nusantara, Barisan Minang Bersatu, serta Perserikatan Masyarakat Nahtdieen Antinarkoba.

Massa juga menegah kegiatan yang menghalangi dan merongrong wibawa pemerintah. “Kami menolak pada setiap gerakan intoleran yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bani, ” tandas Hendrawan.

Sebelumnya, gelombang demonstrasi sudah terjadi di kota tersebut. Aksi pertama akhir pekan lulus terjadi di depan Kantor Gubernur. Senin (23/11) perwakilan 13 suku mendatangi Kantor DPRD Sumatra Mengetengahkan.

“Tidak pernah kita bertengkar karena perbedaan paham, kelompok, apalagi perbedaan pegangan. Kita di daerah ini tetap damai dan tenteram. Jangan datang dengan datangnya Rizieq Shihab, klub kita yang beragam bisa bertelingkah dan terpecah, ” kata ustaz Zulkarnain, Ketua Aliansi Masyarakat Agama islam Rahmatan Lilalamin.

Jawa Barat

Di Jawa Barat, gelombang penolakan terhadap Rizieq Shihab juga sudah berlangsung di Kota Bandung dan Karawang. Kemarin, putaran warga Indramayu yang bergerak.

Mereka bergerak ke DPRD Indramayu. Massa berpadu dalam Front Pembela Mayarakat Indramayu Bersatu dan Relawan Indramayu Ingat Covid-19.

“Kami menolak kedatangan Rizieq Shihab beserta pendukungnya di Kabupaten Indramayu, khususnya dan umumnya di semesta wilayah Jawa Barat, ” kata pendahuluan Imran Rasadi, koordinator aksi.

Ia menunjuk Rizieq tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang ulama. “Ceramahnya selalu mendatangkan permusuhan, kebencian, memecah belah pengikut. ”

Tingkah polah Rizieq juga mewujudkan panas arek Malang yang tergabung dalam Pemuda Pancasila. Lewat ketuanya, Priyo Sudibyo, mereka juga menentang adanya aktivitas pemasangan spanduk & baliho provokatif.

“Jangan ada warga yang ikut-ikutan memasang spanduk dan papan iklan provokatif di Malang. Kami, Pemuda Pancasila, siap menjadi garda terdepan untuk menghadapi mereka, ” menguatkan Priyo.

Anjar, seorang pemuda asal Bandung, menyimpan ketidaksenangan terhadap sosok Rizieq. “Tiba di Negeri dari Arab Saudi, dia telah melakukan pengingkaran protokol kesehatan bersama kelompoknya. Ana juga tidak percaya dengan revolusi akhlak yang ia gaungkan karena dia sendiri sering berucap biadab dan mencaci-maki orang, ” ujarnya saat menggelar unjuk rasa dalam depan Kantor DPRD Kota Bandung, Senin (23/11).

Di hari yang sesuai, 45 ormas di Riau selalu mendeklarasikan penolakan terhadap Rizieq. “Kami sudah melihat ceramah-ceramahnya. Agar tak timbul perpecahan, kami harap tempat tidak datang ke sini, ” kata Ketua Nadhlatul Ulama (NU) Riau Rusli Ahmad.

Sementara di Magelang, Jawa Tengah, penolakan juga datang dari kelompok pemuda Patriot Garuda Nusantara. “Kami mengutuk provokasi, umpatan, cacian, dan hinaan Rizieq kepada pemerintah, TNI, dan Polri, ” kata Ketua PGN Magelang Sundal Abbet Nugroho. (BY/UL/BN/RK/TS/N-2)