WALI Kota Bogor Bima Arya menyebut mayoritas warga Bogor tidak paham dengan kondisi covid-19 saat ini. Karenanya, edukasi akan terus digencarkan.

“Mayoritas merasa mereka jauh dari covid-19, sehingga hanya sedikit peluang terpapar, ” kata Bima di acara daring Radio Smart FM, Sabtu (12/9).

Survei tersebut dilakukan di 21 ribu warga Bogor. Inspeksi bekerja sama dengan komunitas LaporCovid19 dan Nanyang Technological University, Singapura.

Baca juga: Bima Arya Ungkap Anies belum Berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat

Hasilnya, 19% responden percaya adanya teori konspirasi dan 29% sebaliknya.

“Sebanyak 50% bingung, bakal percaya atau tidak, ” tambahan dia.

Menurut Bima, angka tersebut menghawatirkan. Oleh karena itu, ia mendahulukan agar pemerintah fokus berkolaborasi menguatkan protokol kesehatan dan edukasi lebih dulu.

“Ini PR (pekerjaan rumah) terbesar, mana bisa melakukan kebijakan bahana tapi persepsinya gitu. Akan ada gejolak, ” papar dia.

Oleh sebab itu, Bima akan menggencar bermacam-macam pihak seperti Dinas Kesehatan, para dokter, hingga pemuka agama untuk edukasi soal covid-19. (OL-1)