Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Anak jalan Indika Energy Tbk, PT Kideco Jaya Agung (Kideco), kembali mengambil Proper Emas dalam pengelolaan lingkungan hidup kategori industri tambang mineral dan batu bara.

Penghargaan Proper (Prog­ram Penilaian Peringkat Ki­­nerja Perusahaan pada Pengelolaan Lingkungan) diberikan langsung sebab Mente­ri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar di Jakarta, kemarin.

Proper Emas merupakan apresiasi sempurna atas kinerja perusahaan yang sudah secara konsisten menunjukkan keunggulan tata lingkungan dalam proses pro­duksi serta jasa, serta melak­sanakan bisnis dengan beretika dan bertanggung jawab terha­dap pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Presiden Penasihat Kideco M Kurnia Ariawan menjelaskan pihaknya selalu berkomitmen terhadap kelestarian ling­kung­an dengan memenuhi berbagai arah yang meliputi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan (SML), melakukan efisiensi gaya dan penurunan emisi, melakukan tata 3R (reuse, reduce, recycle) limbah B3 dan limbah padat non-B3, pengelolaan efisiensi air dan kemerosotan beban pencemaran air, perlin­dungan keragaman hayati, serta prog­ram tanggung pikiran sosial lainnya.

Kideco juga telah melakukan berbagai program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) bagi masyarakat gelung tambang yang mendukung tercip­tanya nilai creating shared value (CSV).

Dalam penghargaan Proper Nasional tahun ini Kideco mengajukan program adisionalitas, yaitu agenda mandiri melalui usaha air minum isi ulang berbasis teknologi reverse osmosis, program pengelola­an kotoran ternak menjadi pupuk superorganik, serta program inovasi pemanfaatan limbah serbuk kayu dalam pembuatan baglog media budi daya jamur tiram oleh Grup Tani Rindang Jaya.

Bagi Kideco, Proper Emas tidak hanya diperuntukkan memajukan reputasi, tetapi menjadi bagian daripada tanggung jawab sosial dan lingkungan yang tidak terpisahkan dari usaha inti Kideco.

“Kami juga fokus di dalam mendukung kegiatan Sustainable Development Goals (SDGs) serta berbagai kegiatan kebencanaan alam dan nonalam berupa pencegahan dan penanggulangan covid-19 di Kabupaten Paser khususnya dan Kalimantan Timur pada umumnya, ” tandas Kurnia Ariawan. (RO/E-1)