Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Pengantara Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang menilai kebijakan Kementerian Sekretariat Negeri (Kemensetneg) mengambilalih pengelolaan Rajin Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita merupakan langkah strategis pemerintah dalam pengelolaan aset negara.

“Kebijakan pemerintah tersebut benar strategis karena segala aset negara kalau dikelola dengan baik dan hasilnya menyelundup ke kas negara tentu akan berguna untuk mendirikan negara ini, ” kata Junimart, Rabu (7/4).

Baca juga: https://mediaindonesia.com/humaniora/396207/pemerintah-ambil-alih-taman-mini-dari-tangan-keluarga-cendana

Dia mengapresiasi kebijakan pemerintah tersebut, karena adalah langkah terobosan yang kudu diapresiasi sehingga pengelolaan TMII murni dikelola oleh negeri.

Menurut dia pengelolaan TMII selama ini berdasarkan Kesimpulan Presiden (Kepres) nomor 51 tahun 1977 yang menganjurkan pengelolaan TMI kepada Yayasan Harapan Kita. “Pengelolaan TMII selama ini diberikan dalam Yayasan Harapan Kita yang notabene hasilnya tidak pernah disetorkan kepada negara, real merupakan aset negara dan tercatat di Setneg, ” ujarnya.

Junimart juga meminta Kemensetneg tidak berhenti pada mengambilalih pengelolaan aset negara sehingga harus diinventarisasi dengan baik agar bisa dikelola dan dimanfaatkan untuk ketenteraman masyarakat.

Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan pengelolaan kompleks Kemayoran dan Gelora Bung Karno seharusnya tidak perlu diperpanjang dan diambilalih pengelolaannya oleh negara. “Kita cakap tidak ada hasil yang signifikan, kenapa tidak dikelola oleh negara, misalnya, dibuat menjadi taman hijau jadi bermanfaat untuk masyarakat, ” tutur-nya.

Sebelumnya, Kemensetneg mengucapkan salah satu alasan dikembalikannya pengelolaan Taman Mini Indonesia Baik (TMII) dari Yayasan Harapan Kita ke Kemensetneg sebab rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar kualitas tata aset negara menjadi bertambah baik. (Ant/OL-12)