Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

SEJUMLAH komoditas kebutuhan masyarakat di Pasar Induk Cianjur, Jawa Barat, kembali naik beberapa hari menjelang munggahan atau awal Ramadan. Namun, sejauh ini stok dipastikan masih bisa mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas KUKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra, mengatakan hasil laporan berdasarkan pemantauan di lapangan, harga beberapa komoditas kebutuhan masyarakat yang terpantau naik di antaranya telur ayam dan cabai merah tanjung. Telur ayam yang semula di kisaran Rp24 ribu per kilogran, naik menjadi Rp25 ribu per kilogram.

“Kalau cabai merah tanjung naik Rp3 ribu per kilogram. Semula harganya di kisaran Rp45 ribu, sekarang menjadi Rp48 ribu per kilogram,” kata Tohari kepada Media Indonesia, Jumat (9/4).

Terdapat juga beberapa komoditas kebutuhan masyarakat yang terpantau turun. Menurut Tohari, di antara komoditas yang turun yakni cabai rawit hijau.

“Asalnya Rp45 ribu turun menjadi Rp40 ribu per kilogram. Cabai rawit merah juga turun dari Rp80 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram,” bebernya.

Secara umum, sebut Tohari, harga berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Induk Cianjur terpantau masih cukup stabil. Beras, misalnya, jenis medium II masih stabil di kisaran Rp10 ribu per kilogram dan jenis premium Rp11 ribu per kilogram.

“Daging sapi masih stabil. Sekarang di kisaran Rp110 ribu. Kalau daging ayam broiler kisaran Rp38 ribu per kilogram. Daging ayam relatif masih cukup mahal,” terangnya.

Tohari berharap makin mendekatinya Ramadan, harga berbagai kebutuhan masyarakat bisa terkendali. Begitu pun stok maupun pasokan bisa berjalan lancar. “Mudah-mudahan harga bisa terkendali dan stoknya aman,” pungkasnya. (OL-14)