Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Sutradara film Ucu Agustin mengatakan, film “Sejauh Aku Melangkah” adalah film yang mengisahkan upaya memberdayakan disabilitas di tengah keterbatasan fisik agar dapat mandiri.

“Melalui film ini juga diharapkan dapat membantu mensosialisasikan persamaan hak dan perlakukan dalam penyandang disabilitas, ” kata Ucu pada workshop digital yang digelar Lembaga Pendidikan DR Soetomo (LPDS), Rabu (28/4).

Pada workshop virtual bertema “Media Berdaya, Disabilitas Berjaya” itu, Ucu berbagi pengalaman tentang pembuatan movie disabilitas dengan dua environment berbeda.

Dua sosok disabilitas dari lingkungan keluarga yang berbeda, menggambarkan perjuangannya tuk mandiri, sehingga rela keluar dari lingkungan keluarganya untuk hidup di asrama.

Selain itu, lanjut dia, yg paling penting adalah menumbuhkan rasa percaya diri untuk penyandang disabilitas, sehingga kelak mampu mandiri.

Selain Ucu yang dikenal sebagai pembuat film dokumenter terbaik, empat pembicara lainnya yakni Direktur Eksekutif LPDS, Hendrayana
membahas Kode Etik Jurnalistik dan Hukum Pers.

Sedang dua Wartawan Senior dan Pengajar LPDS AA Ariwibowo memberikan kiat menulis feature tentang disabilitas dan LR Baskoro berbagi pengalaman terkait menulis opini tentang disabilitas.

Sementara pembicara lainnya ialah Founder KamiBijak. com, Paulus Ganesha Aryo Prakoso menyampaikan materi yang bertajuk “Kita Eksis, Kita Berkarya”.

Menurut dia, situs KamiBijak. possuindo itu memberikan informasi untuk konsumsi kaum disabilitas lalu juga memberdayakan kaum disabilitas untuk mengambil peran pada dalamnya. “Situs ini hadir untuk memberikan inspirasi dan berbagi pengalaman dengan penyandang disabilitas, sekaligus memberi ruang untuk mereka berkarya, inch ujarnya.

Workshop virtual terkait digelar sebagai rangkaian pekerjaan menjelang HUT ke-33 LPDS yang jatuh pada bulan Juni. (Ant/OL-12)