Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

SEMASA satu tahun masa pandemi covid-19, kasus   perceraian di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, meningkat tajam menyentuh 5. 709 kasus. Beberapa besar yakni 3. 513 kasus dipicu karena faktor ekonomi.

Data dari Meja hijau Agama (PA) Kabupaten Brebes, selama periode tersebut tersedia 5. 671 perkara perceraian yang masuk. Namun lantaran jumlah tersebut ada 5. 709 yang diputus pada persidangan.

Jumlah yang diputus dalam persidangan tersebut, lebih banyak ketimbang perkara yang masuk karena ditambah jumlah perkara yang masuk pada bulan Desember 2019,   jumlahnya tercatat ada 591 perkara. Sehingga, total menghunjam ada 6. 262 kejadian.

Kepala Bagian (Kabag) Humas PA Brebes Nursidik, mengirimkan selama periode Maret 2020 sampai Februari 2021, tersedia 5. 709 putusan sidang perceraian. “Dari jumlah itu 1. 045 diantarnya memegat talak atau dari bagian suami dan 3. 611 cerai gugat atau lantaran pihak istri, ” perkataan Nursidik, Senin (8/3).

Nursidik meyebut, jumlah total memegat talak dan cerai menggugat yang putus dalam persidangan terdapat 4. 656 kasus. “Sedangkan sisanya karena pasal lain seperti isbat pertalian, dispensasi nikah dan yang lain, ” terangnya.

Sementara pasal yang masuk selama era setahun pandemi Covid-19, nyata dia, ada 1. 122 perkara cerai talak, & 3. 916 cerai gugat.   Sehingga total mengenai masuk dari kedua pengantara perceraian tersebut ada 5. 036 perkara.

“Perkara dengan sudah melewati putusan sidang dari kedua penyebab perceraian tersebut ada 4. 656 kasus, ” jelasnya. (OL-13)