PEMERINTAH Daerah Jawa Barat fokus menarik anjangsana wisatawan nusantara (Wisnu) pada pandemi Covid-19 saat ini.   Eksistensi para pelancong lokal diyakini berkecukupan membangkitkan sektor pariwisata yang kondisinya masih terpuruk.

Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, pandemi korona berdampak terhadap berkurangnya jumlah wisatawan asing yang berkunjung. Berdasarkan penghitungan yang dilakukan Badan Pusat Statistik pada Agustus kemarin, wisatawan yang masuk ke provinsi tersebut selama tahun tersebut anjlok hampir 100%.

Meski begitu, Dedi meyakini sektor pariwisata di wilayahnya akan kembali bangkit. Salah satunya dengan menyasar kunjungan wisatawan pribumi.

“Kami bersama para pelaku industri wisata sudah menyusun SOP yang diterapkan di lokasi wisata di zaman adaptasi kebiasaan baru (AKB) tersebut, ” kata Dedi di Bandung, Minggu (27/9). Dalam penerapan norma dan aturan di lokasi wisata itu, Dedi menjelaskan, pihaknya balik mengingatkan wisatawan akan pentingnya disiplin protokol kesehatan.

“Bagaimana agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan getol mencuci tangan, ” ujarnya. Selain menyiapkan aturan di lokasi wisata, Dedi pun memastikan pihaknya tetap mempromosikan lokasi-lokasi wisata yang tersedia di daerahnya.

Salah satunya melalui penayangan film bertemakan lokasi wisata Jawa Barat di stasiun televisi nasional. Menurut Dedi, pihaknya sudah menatangkan film televisi berjudul ‘Love in Pangandaran’ pada akhir pekan itu.

Meniti penayangan itu, dia berharap hendak semakin banyak wisatawan domestik yang kembali teringat dengan lokasi wisata di Jawa Barat khususnya Miring Pangandaran. “Kami terus berupaya membakar
potensi-potensi wisata di Jawa Barat, apalagi di masa pandemi sekarang. Bagaimana agar wisnus balik tertarik untuk berwisata di Jawa Barat, ” katanya.

Produser film Love in Pangandaran, Tuti Turimayanti, menjelaskan, sinematografi karyanya itu mengangkat sebanyak lokasi wisata yang ada dalam Pangandaran. “Kita mengambil sejumlah lokasi seperti Batu Karas, Grand canyon, dan Pantai Pangandaran, ” katanya. (OL-13)

Baca Juga: KPK Miskin Prestasi, ICW: Alasan Utama Pegawai Tertinggal