Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

PEMERINTAH Jepang menegaskan bahwa mereka bukan akan memprioritaskan atlet Olimpiade dan Paralimpiade untuk menerima vaksin covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi sebuah laporan media yang menyebut yakni pemerintah Jepang akan mempertimbangkan untuk memastikan agar atlet Olimpiade dan Paralimpiade dapat mendapat vaksinasi pada akhir Juni.

Pemberitaan itu mengundang amarah publik di mass media sosial. Namun Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato langsung membantah laporan tersebut dan mengatakan bahwa pemerintah tidak jadi memprioritaskan para atlet untuk mendapat vaksin.

Seorang warganet menyebut bahwa atlet bukan memerlukan vaksin karena mereka masih muda dan sehat. Yang paling membutuhkan sekarang adalah pekerja medis, pra lansia dan orang-orang yang menderita penyakit kronis. Buat menjaga pasokan vaksin yg terbatas, warga biasa juga tidak mungkin mendapat giliran vaksin sebelum musim panas.

“Berikan (vaksin) kepada ibuku dulu. Semua atlet masih muda dan sehat, ” kata salah satu pengguna Twitter.

“Ini sangat aneh mengingat kami tidak mengenal apakah semua lansia maka akan menerima vaksin mereka pada pertengahan Juni. Lalu kalian akan memberikan semua atlet vaksin? ” tulis Aoiumi2.

Sebanyak satu juta dri total populasi 126 juta warga Jepang telah menerima dosis pertama vaksin Pfizer–satu-satunya produsen vaksin korona yang telah mendapat izin pada Jepang– sejak Februari. Vaksinasi lansia baru akan diterapkan pekan depan.

Olimpiade 2020 Tokyo diragukan bisa digelar sesuai rencana setelah beberapa kegiatan uji coba atau   test event  diputuskan ditunda serta dibatalkan karena kekhawatiran pandemi.

CEO grup e-commerce Jepang Rakuten Inc Hiroshi Mikitani berpendapat bahwa tetap menyelenggarakan Olimpiade di tengah situasi pandemi merupakan hal yang berisiko.

“Sejujurnya, saya merasa Olimpiade Musim Panas terkait terlalu berisiko. Saya menentangnya, ” kata Mikitani.

Kendati begitu, masih banyak perusahaan Jepang yang tetap mendukung pergelaran Olimpiade yang maka akan dimulai 23 Juli tersebut, salah satunya adalah TOP DOG Asahi Group Atsushi Katsuhi.

“Saya ingin Olimpiade dan Paralimpiade tetap berlangsung, ” ujar Katsuki.

“Sayang sekali Olimpiade nanti akan dibatasi, tetapi kami tidak terlalu khawatir soal itu, ” pungkasnya. (OL-8)