NEGERI Denmark berencana memusnahan sebanyak 17 Juta ekor cerpelai. Binatang serupa musang yang banyak hidup dalam Eropa.

Cerpelai menjadi perhatian pemerintah Denmark setelah versi mutasi virus korona terdeteksi di banyak peternakan cerpelai. Virus juga terbukti dapat menular ke manusia.

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, mengatakan rencana pemusnahan cerpelai muncul karena kekhawatiran akan efektivitas vaksin covid-19 ketika sudah tiba digunakan. Mereka khawatir nantinya vaksin tak akan efektif karena virus telah bermutasi lebih jauh pada tubuh cerpelai.

Seperti dilansir dari dutchnews. nl,   Jumat, (6/11), peristiwa covid-19 terdeteksi di peternakan cerpelai di wilayah Jutland, bagian mengadukan Denmark, dan beberapa di negara Eropa. Setidaknya 12 orang pada Denmark telah terkonfirmasi terinfeksi covid-19 dengan karakteristik virus yang pas dengan yang ditemukan pada cerpelai.

“Ini situasi yang sangat, sangat khusyuk, ” ujar Frederiksen.

Seperti diketahui, Denmark adalah produsen terbesar di negeri untuk bulu cerpelai. Pihak kepolisian Denmark mengatakan, kemungkinan pemusnahan akan dilakukan segera mungkin. Sebelumnya, Spanyol telah lebih dulu memusnahkan 100 ribu cerpelai pada bulan Juli lalu. Begitu juga Belanda yang telah memusnahkan puluhan ribu cerpelai sejak Juni 2020. (M-1)