Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

PEMERINTAH hendak mengevaluasi operasi keamanan dalam Papua. Langkah tersebut diambil menyusul banyaknya korban nyawa yang berjatuhan karena serbuan kelompok kriminal bersenjata.

“Operasi di Papua perlu dievaluasi. Kadang-kadang ada sesuatu dengan simple tapi justru membuat rumit keadaan. Jangan terjebak pada situasi. Harus tersedia perubahan dan pembenahan, ” ujar Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko melalui keterangan sah, Selasa (27/4).

Mantan Pemimpin TNI itu mengaku sudah mengumpulkan seluruh instansi terpaut mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, & Keamanan, Badan Intelijen Negeri (BIN), TNI, Polri, Awak Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), hingga Bupati Intan Jaya.

Melalui rapat tersebut, Moeldoko meminta berbagai masukan untuk mencari solusi terbaik penanganan KKB di Papua.

Kabaintelkam Polri Irjen Paulus Waterpauw mengakui bahwa selama ini tatanan sinergitas antarinstansi di lapangan belum padu.

Itulah yang menyebabkan upaya penumpasan dan penangkapan KKB belum maksimal.

Di kesempatan yang sama, Kepala BNPT Boy Rafli Amar menyampaikan sudah sepatutnya operasi yang dilakukan dalam Papua bukan lagi berdiam militer, melainkan operasi penegakkan hukum.

“Dengan begitu, pidana KKB di papua bisa diproses secara hukum. Akan tetapi TNI tetap harus dilibatkan di sana untuk melindungi kedaulatan negara. Kita kudu totalitas hadapi situasi di Papua, ” jelas Boy.

Adapun, Bupati Kabupaten Puncak Jaya Yuni Wonda menambahkan penanganan situasi di Papua, khususnya di Puncak Hebat, memerlukan pengawasan dan penghampiran khusus.

Pemerintah harus berharta merangkul tokoh dan klub adat setempat.

“Perlu ada pendekatan ke masyarakat, wujud komunikasi yang baik. Perlu juga pembangunan infrastruktur jalan, rumah singgah, dan elektrik, ” ungkap Yuni. (OL-8)