Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

SEBANYAK empat orang pemburu ditangkap oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakum) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Itu adalah JI, 46, AI, 22, BP, 30 serta PO, 43. Para pemburu bersenjata api rakitan itu, ditangkap di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, pada 14 Februari lalu. Zaman ini mereka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Lampung.

Atas perbuatannya itu akan dijerat dengan balasan pidana berlapis. Karena zaman beraksi mereka menggunakan senjata api dan amunisi secara ilegal.

Kini, tim Gakum KLHK berkoordinasi dengan kepolisian membahas kemungkinan penerapan hukum pidana secara multidoor.

Mencuaikan rilis yang diterima Jalan Indonesia, Sabtu (27/2) burit, Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera menyebutkan pihaknya sudah mengidentifikasi pemasok senjata api yang digunakan para-para pemburu.

“Gakkum KLHK sudah mengantongi identitas orang dengan diduga menjadi pemasok senjata api. Kami bersama Ditjen KSDAE akan berkoordinasi secara Mabes Polri untuk penanganan kasus ini sampai sempurna untuk memburu aktor intelektualnya, ” ungkap Eduward.

Urusan ini, lanjut Eduward, berasal dari kegiatan tim patroli Taman Nasional Way Kambas bersama mitra konservasi dalam 14 Februari lalu. Masa itu, tim sedang patroli dan mendengar suara tembakan yang berasal dari dalam kawasan hutan. Tim menjumpai 1 (satu) kapal klotok tanpa orang bersandar pada dalam kawasan hutan pada wilayah kerja Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Sekapuk.

Di dalam kapal, tim menemukan 1 (satu) wadah senjata. Tim mencurigai ada yang sedang berburu di dalam kawasan hutan dan mencarinya. Sekitar pukul 00. 30 WIB, tim menangkap BP, 30. Melalui cara diinterogasi tim mendapat data masih ada 4 (empat) orang pelaku di pada hutan.

Kemudian, tim pun melanjutkan pencarian kedalam alas dan sekitar pukul 02. 30 WIB berhasil menangkap 3 (tiga) pemburu. Tengah satu orang pemburu melarikan diri, bersembunyi ke di kawasan hutan. Hingga saat ini tim belum berhasil menemukannya.

Dari tiga pemburu yang berhasil ditangkap, tim menyita barang bukti satwa berangasan dilindungi hasil buruan yakni 2 (dua) ekor rusa sambar (Rusa unicolor) dengan sudah dipotong potong, satu (satu) ekor landak (Hystrix javanica), 5 (lima) buntut napu (Tragulus napu).

& dari para tersangka, tim juga menyita 1 (satu) pucuk senjata api rakitan, 1 (satu) pisau, satu (satu) ponsel merk Nokia, 1 (satu) dompet, 1 (satu) buah taring pak, 1 (satu) kuku pak, uang Rp 100. 000, 1 (satu) buah senter, 1 (satu) kapal klotok, 2 (dua) buah tas pinggang, 3 (tiga) korek api dan 3 (tiga) butir amunisi. (OL-4)