MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud ) Nadiem Anwar Makarim meresmikan kalender Guru Penggerak yang diharapkan berlaku keberpihakan pada murid dalam agenda Merdeka Belajar.

“Cita kita hanya satu, pembelajaran yang berpihak kepada pengikut, pembelajaran yang memerdekakan pemikiran sejak potensi para murid, ” kasar Nadiem  pada Pembukaan Pendidikan Instruktur Penggerak secara virtual di Jakarta, Kamis (15/10).

Nadiem juga memberi pengetahuan dan ucapan selamat kepada kiai penggerak tersebut. Ia berharap para guru penggerak  mengambil peran menuju transformasi pendidikan Indonesia untuk pembelajaran yang berpihak kepada murid & pembelajaran yang merdeka.

Dia mengingatkan kejadian ini bukan akhir namun sebagai awal. “Kita masih harus langsung belajar. Belajar bagaimana bergerak menuju perubahan pendidikan yang kita inginkan, ” tukasnya.

Nadiem menilai para instruktur penggerak  yang telah terpilih serta sudah teruji memiliki motivasi yang tinggi. Kemdati begitu, ia memahami para guru penggerak melalui cara yang tidak mudah.

Dalam kesempatan serupa,   Sekretaris Direktorat (Sesditjen) Instruktur dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Nunuk Suryani mengutarakan pihaknya sudah menjaring 19. 218 guru yang mendaftar pada program guru dalang. Telah terpilih 2. 800 pengasuh yang lolos dalam program armada pertama ini.

Nunuk menjelaskan mereka belum dapat. langsung terjun merealisasikan rencana guru penggerak karena harusmelalui pendidikan terlebih dahulu. Mereka terbagi dalam dua kelompok, kelompok pertama diikuti 2. 460 guru.

Nunuk menjelaskan pelajaran digelar sembilan bula mencakup lokakarya dan pendampingan serta pelatihan pelajaran daring.

Untuk kelompok kedua sebanyak 340 guru akan mendapat pendidikan berangkat April 2021 dengan masa pendidikan sama sembilan bulan. (Bay/OL-09)