Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

ATLET Kempo Nusantara sukses merebut 5 medali emas dalam ajang   E-Kempo IKF World Championship 2021, 2-3 April 2021. Dalam kompetisi virtual itu, tim Kempo Indonesia secara total menyabet 5 bintang emas, 6 perak, & 5 perunggu dari 28 nomor disiplin Kata yang diikuti.

Medali Indonesia datang dari berbagai kelompok leler pertandingan, mulai dari kawanan usia 5-7 tahun maka kelompok usia diatas 37 tahun.  

Ketua Lembaga Pengawas dan Pertimbangan Anggota Persatuan Olahraga Kempo Nusantara (Porkemi) Timbul Thomas Lubis mengatakan, hasil itu membuktikan bahwa pembinaan prestasi yang dilakukan oleh Porkemi telah merata, meski organisasi itu baru berusia dua tahun.

“Kami senang karena hal ini menunjukkan pembinaan hasil olahraga kempo telah menjalar dan tidak hanya terpusat di Jakarta. Meski gres berusia dua tahun, Porkemi telah berkembang dan ada di 24 provinsi dengan lebih dari 100 graha, dan lebih dari dua. 500 anggota. Tapi tidak jumlah anggota yang ana kejar karena kami mementingkan kualitas, ” ujar Timbul dalam keterangannya

Porkemi berencana untuk melaporkan hasil dengan diraih atlet kempo Nusantara dalam kejuaraan dunia kempo virtual ini kepada Komite Olimpiade Indonesia dalam periode dekat.

E-Kempo IKF World Championship 2021 adalah kejuaraan virtual yang digelar oleh Federasi Kempo Internasional (IKF) untuk kedua kalinya. Persaingan ini mempertandingkan dua bagian utama, yaitu kata & weapon kata. Setiap bagian kembali dibagi menjadi dua kelompok, yaitu hard dan soft.

Baca selalu:   Indonesia Masters 2021 Dibatalkan

Dengan hasil yang mengilap, Timbul yakin kempo akan menjadi penyumbang medali bagi Tim Nusantara jika kempo dipertandingkan dalam multievent seperti Asian Games dan Olimpiade.

“Coba bayangkan jika kempo masuk Olimpiade. Indonesia bisa mendapat medali dari kempo karena yang dipertandingkan di Olimpiade ialah shorinji kempo tradisional, tidak weapon kata, ditambah koordinasi dan embu. Kami mau menjelaskan kepada Komite Olimpiade Indonesia dan pemerintah kalau kempo adalah salah kepala cabang olahraga yang harus didukung untuk masuk ke Olimpiade karena lebih segera, ” katanya.

Timbul memasukkan bahwa Porkemi sudah mendapat persetujuan dari IKF buat menggelar Kejuaraan Asia mula-mula, yang rencananya akan digelar tahun 2022 atau 2023. Jika kompetisi tingkat Asia berhasil digelar maka tumpuan berikutnya adalah masuk pada multievent Asia.

“Lupakan SEA Games. Kami sudah berbicara kepada Komite Olimpiade Nusantara bahwa IKF setuju buat kejuaraan Asia pertama di Indonesia. Semoga dengan adanya kejuaraan Asia, kami mampu mendorong kempo masuk ke Asian Martial Arts Games dan setelah itu Olimpiade, ” ucap Timbul.

Dalam siis lain, Wakil Penulis Jenderal I Porkemi Musashi Nainggolan mengatakan, untuk mengikuti dalam kompetisi e-Kempo, adalah dengan mengirimkan rekaman gambar saat atlet memperagakan tindakan kata, dan video tersebut akan dinilai oleh 3 orang juri. Untuk mengesahkan penilaian yang adil, juri tidak boleh menilai atlet dari negara yang pas. Video yang dikirimkan biar harus merupakan satu video utuh dan tidak bisa diedit.

“Kami sudah tekankan pada para ksatria buat tidak mengedit video dengan mereka kirimkan. Format yang diminta adalah format mp4 dan ukuran satu gambar cukup besar. Penyelenggara memiliki tim kontrol kualitas yang memeriksa metadata setiap gambar untuk memastikan video itu tidak diedit, ” perkataan Mushashi. (RO/OL-7)