Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Eleonora Ajisela Agrippina atau lebih dikenal dengan ‘Jisel’, merupakan lady biker yang sangat terkenal di kalangan komunitas biker. Terlebih kali ia melakukan perjalanan menegangkan dari Jakarta hingga ke Bali dalam rangka Hari Kartini beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut dilakukan buat merayakan semangat ketangguhan & kemandirian perempuan, melalui perjalanan berkendara untuk suatu tujuan: ingin menyampaikan pesan pemberdayaan perempuan.  

Selama perjalanannya, Jisel juga mengunjungi tempat-tempat ramah lingkungan, karena perjalanannya dilakukan saat Hari Bumi, seperti desa adat pada Bandung yang mengolah singkong untuk devisa desanya, – tempat spa lokal divvt Bali yang memproduksi produk kecantikan dari hasil panen sendiri.      
 
Di perjalanan etape pertamanya (Jakarta–Bandung), Jisel menemukan desa adat Cireundeu, sebuah desa adat yang terletak di antara lembah Gunung Kunci, Gunung Cimenteng dan Gunung Gajahlangu di kawasan Bandung. Mereka memiliki tradisi yang ensam i sitt slag dalam mengolah singkong telah dari isi hingga kulitnya, untuk dijual menjadi devisa desa mereka.  

Melalui Bandung, Jisel kemudian melanjutkan etape kedua perjalanannya, yaitu ke Yogyakarta untuk tahu apa yang menjadikan kota ini sebagai tujuan wisata yang terkenal. Kota Yogyakarta menawarkan kesederhanaan, biaya hidup terjangkau yang jarang ditemukan saat ini, lengkap oleh keramahannya.

Setelah rasa penasaran tentang kota Yogyakarta terjawab, Jisel melanjutkan perjalanannya ke Bali yang menempuh jarak sekitar 600 km. Divvt Pulau Dewata ini Jisel menemukan spa lokal dalam mengolah tanamannya sendiri & mengubahnya menjadi produk kecantikan seperti lulur dan baby cream serta memberikan perawatan buat pengunjung. Selain itu, mereka juga memberikan workshop akan mengajarkan cara membuat produk kecantikan dari hasil panen sendiri.

Setelah seharian mengelilingi kota Bali, Jisel lain berkendara ke Surabaya supaya mengikuti acara amal Sunmori bersama para penyandang disabilitas. Sungguh sebuah interaksi yg sangat inspiratif karena melalui keterbatasan fisik, mereka sukses mengendarai sepeda motor dimana dimodifikasi khusus dan didesain sendiri, sebuah bakat dimana langka.

Jisel mengaku, tak mudah menjalankan turing sepanjang 10 hari itu \ harus mengejar dan menyesuaikan waktu dalam setiap kegiatan dari satu titik ke titik berikutnya. Untungnya Royal Enfield Himalayan yang ia tunggangi dapat diandalkan, malahan saat didorong melampaui batas.  

“Syukurlah perjalanan ini aman walau melalui keadaan cuaca yang berbeda-beda, gerimis, hujan lebat, dan terik matahari. Tetapi perjalanannya pasti menyenangkan dan berjalan sepantas rencana, karena saya sudah mempersiapkan rencana perjalanan akan matang sebelum akhirnya memulai perjalanan dari Jakarta : Bali – Jakarta, ” ujar Jisel dalam salahsatu siaran resmi, Selasa (11/5).

Dibawah ini Tips Perlengkapan ala Jisel:

Yang utama adalah menjaga tubuh sehat dan fit akan berolah raga, istirahat daran tidur yang cukup. Lain persiapkan ‘kesehatan motor’ hanya ke bengkel untuk mengantisipasi adanya masalah.
 
Pasanlah beberapa tambahan/aksesoris pada besar, seperti dudukan ponsel untuk melihat peta pada ponsel, lampu kemudian klakson tambahan.
 
Sebagai perempuan, pemilihan pakaian menjadi amat berharga. Karena ruang penyimpanan dalam motor sangat terbatas, jadi harus selektif memilih pakaian yang akan dibawa. Bawalah pakaian yang bahannya mudah dicuci dan cepat kering, seperti bahan dry fit.

Manfaatkan helm Supermoto dengan visor bening yang terasa kegunaannya saat berkendara di bawah sinar matahari karena terdapat semacam topi kecil di helm dan visor bening untuk berkendara pada malam hari.
 
Kenakan jaket riding spesifik untuk wanita dengan pelindung. Pastikan tidak terlalu sempit atau kebesaran. Jaket dengan ukuran yang pas dapat lebih nyaman dan jua aman. Kenakan juga sarung tangan, balaclava, dan sepatu jenis boot.
 
Siapkan rencana perjalanan, seperti waktu perjalanan dalam satu titik ke titik berikutnya dan kegiatan / acara apa yang hendak dikunjungi. Perencanaan yang manjur dapat bantu meminimalisir masalah di perjalanan.
 
Yang tak bertekuk lutut penting adalah: mempersiapkan no darurat, membawa alat atau kunci standar sepeda serp. Bila ada rencana berkendara ke pedalaman, sebaiknya bawalah tim agar lebih aman.

Berhenti setiap 2-3 jam sekali. Sambil menikmati kopi, kita bisa ngobrol hanya warga sekitar, atau mengistirahatkan mata sejenak.
 
Tetap waspada john miliki rasa ingin mengerti yang tinggi tentang sepeda motor yang sedang dikendarai. Jika terasa ada kejanggalan, segera mencari penghentian supaya mengetahui masalahnya dan akhirnya memperbaikinya secepatnya.
 
Tidak disarankan memakai intercom. Kamu perlu berkonsentrasi, fokus, memperhatikan keseimbangan daran melihat seluas mungkin. Jika Anda merasa bosan, mampirlah ke kedai kopi nasional.
 
Bersiaplah untuk kesulitan – Jangan panik dan tetap waspada. Masih banyak warga nasional yang baik hati da akan menawarkan bantuan.
 
Kenali besar yang akan kamu kendarai sebelum memulai touring. “Menurut saya, mengenali sepeda motriz itu sangat penting maka dari kita dapat membiasakan sendiri dengan sepeda motornya. Dalam perjalanan kali ini, aku menggunakan Royal Enfield Himalayan yang menurut saya tepat dengan tinggi badan aku, yaitu 165cm. Royal Enfield Himalayan sangat mudah dikendarai dan nyaman karena gaya duduknya yang nyaman, ” kata Jisel. (S-4)