RATUSAN warga Kota Udi, Jawa Timur, terjaring razia masker dalam operasi yustisi dalam kaum pekan terakhir. Para pelanggar dikenai sanksi denda dan sanksi baik menyapu jalan.

Kepala Satuan Polisi Pengurus Praja Kota Malang Priyadi, Selasa (20/10) mengungkapkan sejak September menjaring 469 pelanggar lantaran tidak memakai masker. Mereka yang melanggar aturan kesehatan itu diantaranya tukang lanca, pemulung, dokter, pengendara kendaraan bermotor di jalan raya. Sampai saat ini, rata-rata pelanggar sekitar 100 orang per hari.

Dalam operasi penegakan disiplin melibatkan polisi, kejaksaan dan hakim. Tim gabungan yang terlibat selain Satpol PP juga TNI, Polri dan relawan. Mereka yang melanggar langsung sidang di tempat. “Denda tidak mengenakan masker Rp10 ribu, ” tuturnya.

Setelah pelanggar melakukan kewajiban membayar denda maupun sanksi sosial, petugas memberikan masker. Sekalipun masih saja ada warga yang tidak mengenakan masker, lanjutnya, level kepatuhan warga dinilai mulai meningkat dalam menerapkan protokol kesehatan. Pokok, masker menjadi kebutuhan selama periode pandemi covid-19 agar terhindari sejak penularan virus.

Sejauh ini angka penanggung covid-19 di Kota Malang sebanyak 1937 orang atau meningkat 8 orang ketimbang data sehari sebelumnya. Adapun tingkat kesembuhan mencapai 1702 orang atau meningkat 13 karakter ketimbang data sebelumnya. (R-1)