Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

JAJARAN Polda Metro Jaya tidak segan melakukan penegakan hukum kepada organisasi masyarakat (ormas) yang berlagak seperti preman.

“Kami terus melakukan penegakan hukum, khususnya terhadap ormasormas yang berperilaku seperti biasa. Negara ini tidak boleh tangan dengan premanisme, radikalisme, dan intoleransi. Semua ormas yang berperilaku semacam preman akan kami tindak tegas, ” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di Polda Metro Jaya, kemarin.

Menurut Fadil, saat ini situasi di DKI Jakarta damai dan kondusif. Fadil menambahkan tak akan membiarkan setiap upaya yang meresahkan dan merusak keamanan di Ibu Kota.

Kapolri Jenderal Idham Aziz sebelumnya mengemukakan aparat kepolisian hendak mengusut tuntas kasus dugaan pengingkaran kekarantinaan kesehatan, yaitu dugaan pengingkaran protokol kesehatan (prokes) di kaum acara yang dihadiri Rizieq Shihab.

“Polri selalu mengedepankan asas salus populi suprema lex exto atau kesejahteraan rakyat merupakan hukum tertinggi, ” ujar Idham Aziz, Kamis (3/12) malam.

Saat ini, tim penyidik sejak Polda Metro tengah melakukan penyidikan dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acara Rizieq yang di tempat Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (15/11) tersebut.

Pasal 93 UU Nomor enam Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan menyebutkan, ‘Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sama dengan dimaksud dalam Pasal 9 bagian (1) dan/ atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda memutar banyak Rp100 juta. ’

Sementara itu, penyidik gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jawa Barat, dan Polres Bogor Kota menjadwalkan kembali penelitian terhadap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pemeriksaan yang kedua kali buat Wali Kota Bandung periode 2013-2018 tersebut terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan acara Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jumat (13/11).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil hendak menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai saksi pada Selasa (15/12).

“Pada Selasa, 15 Desember 2020, kami akan melakukan pemeriksaan saksi atas tanda Gubernur Jabar, ” ungkap Argo di Jakarta, kemarin.

Selain Ridwan Sempurna, tim gabungan juga akan memanggil Bupati Bogor Ade Yasin serta dua ahli terkait penyidikan urusan tersebut.

“Bupati Bogor, ahli epidemiologi, serta ahli hukum kesehatan, ” tambah Argo.

Polisi terus melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan terkait dengan acara yang dihadiri Rizieq, baik di Jakarta maka Jawa Barat atau Megamendung, Bogor. (Faj/Ykb/DD/X-3)