Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

MASYARAKAT Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menghabiskan zaman saat Ramadan dengan fokus menenun sarung.

Warga bisa menyelesaikan satu sarung cuma dalam waktu tiga hari. Sebelum puasa, biasanya menenun satu sarung buton butuh waktu hingga tujuh keadaan.

“Puasa begini kita mau buat apa juga? Kita tidak masak, tidak asuh tamu dan lainnya. Oleh karena itu, saya fokus menenun wadah. Jadi, dalam tiga hari itu, saya sudah bisa menghasilkan satu sarung. Dekat semua ibu di sini lebih banyak di rumah untuk menenun sarung buton, ” ujar Suciati, Minggu (18/4).

Warga lain, Kurniati, mengatakan selama Ramadan mereka diberi waktu yang lebih banyak untuk bekerja laksana menenun sarung buton. “Selama saya kerja sarung ini, saya tidak merasa lapar atau haus. Mungkin karena fokus menenun sarung, ” ucap dia.

Di desa itu, hampir semua pokok famili di Desa Kojadoi ini bekerja sebagai penenun. Ditambah lagi penduduk dalam Desa Kojadoi itu 100% beragama Islam.

“Jadi, menenun sudah jadi warisan, diturunkan leluhur dari masa ke masa dan hingga kini masih tetap dirawat oleh kita, ” pungkasnya. (GL/H-2)