Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

MEMASUKI Ramadan, pedagang makanan menu berbuka pertarakan membanjiri Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Wilayah ini saat bulan puasa setiap tahunnya menjadi pusat bertemunya pedagang takjil.

Aneka takjil, seperti es buah, es cendol, gorengan, aneka puding, dan menu lainnya dijajakan pedagang menjelang waktu berbuka puasa dengan harga dengan cukup terjangkau.

Uniknya, pembeli takjil justru didominasi masyarakat nonmuslim. Tak mengherankan sebab mayoritas penduduk di Kabupaten Sikka dari kalangan nonmuslim. Para penjaja takjil pula senang karena dagangan mereka laris manis.

Salah kepala pedagang, Siti Zulaiha, mengutarakan selain umat Islam dengan hendak mencari menu berbuka puasa, takjil yang ia jajakan juga diminati konsumen nonmuslim.

“Kalau umat Islam asli sini pasti mereka buat takjil ini untuk buka puasanya di panti mereka. Kalau dagangan kita ini, yang beli takjil ini biasanya kaum muslimin asal Jawa yang bekerja sementara di Sikka ini, namun kalau dihitung-hitung justru konsumen takjil ini dari nonmuslim yang lebih banyak. Kalau di tempat di Beru sudah sejak lama, kalau Ramadan biasa pembeli dari nonmuslim paling banyak, ” papar dia saat ditemui  Media   Indonesia , Sabtu (17/4).

Siti mengatakan, di dalam Ramadan ini dirinya kudu menambah lagi jumlah dagangan takjil ketimbang di hari-hari biasa. “Alhamdulillah sudah kaum hari ini jualan takjil ini habis terus. Peminatnya cukup banyak dagangan hamba, hampir setiap hari perangai dibeli, ” kata dia.

Senada juga disampaikan pedagang takjil lain, Rusmina. Dia mengakui pemasukan yang dia dapat dari menjual takjil pada Ramadan ini benar luar biasa.

“Paling penuh pembeli dagangan kita tersebut nonmuslim. Katanya buat camilan sore. Ada juga konsumen takjil ini dari muslim. Namun, kalau jumlah bertambah banyak nonmuslim yang beli dagangan, ” tandas Rusmina.

Rusmina mengakui, dalam Ramadan ini banyak sekali dengan datang membeli takjil itu terutama di sore keadaan sekitar pukul 16. 00 Wita. “Takjil ini beres terus. Alhamdulillah keuntungan yang kita peroleh pada Ramadan ini dari jual takjil ini, ” ucap dia. (Gabriel Langga/H-3)