Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

GELANDANG asal Jerman, Toni Kroos mengatakan bahwa ia selalu berniat untuk mengakhiri pekerjaan bermainnya bersama Real Madrid.

Kroos menjalani karier dengan sukses sejak bergabung secara Los Blancos dari Bayern Muenchen pada musim radang 2014. Ia memenangkan tiga trofi Liga Champions dan dua gelar La Perserikatan di antara 13 trofi yang diraihnya.

Gelandang berusia 31 tahun ini mencatatkan 309 penampilan untuk Madrid di semua kompetisi, yang menjadikannya pemain Jerman secara penampilan terbanyak di Santiago Bernabéu, melampaui Uli Stielike.

Kroos, yang telah mengecap 21 gol sejak tukar ke ibu kota Spanyol, mengatakan bahwa ia bangga bisa disandingkan dengan pemain-pemain Jerman lainnya yang bermain di Real Madrid.

“Ini sesuatu yang istimewa. Kala Anda melihat pemain Jerman yang pernah bermain pada sini, Anda menyadari bahwa mereka adalah nama luhur: (Gunter) Netzer, (Bernd) Schuster atau Stielike. Menyalip Stielike, yang merupakan legenda konsorsium, membuat saya sangat suka, ” ujarnya kepada Real Madrid TV, yang dikutip AS, Sabtu.

“Ini merupakan rekor khusus dan kami senang bisa mencapai bercak ini. Seperti yang selalu saya katakan, saya berencana pensiun di sini dan itulah yang akan saya coba lakukan. ”

Menangkap juga:   Liverpool Krisis Bek Tengah Kontra Fulham

Kroos telah mengecap dua gol dan menyampaikan enam assist dalam 22 penampilan La Liga musim ini, sedangkan ia telah membuat 31 penampilan dalam semua kompetisi.

Madrid era ini berada di urutan ketiga klasemen liga Spanyol, terpaut lima poin dari rival sekota sekaligus pemuncak Atletico Madrid jelang derby ibu kota Spanyol di Minggu malam WIB.

“Saya mencoba memberikan yang utama di setiap pertandingan dan setiap umpan yang beta buat yang tidak mencapai rekan setim mengganggu kami, ” tambah Kroos.

“Saya berusaha untuk mencapai kesempurnaan dalam pengertian ini, walaupun Anda tidak pernah bisa menjadi sempurna. Saya mempraktikkannya dan saya telah mengerjakannya terus menerus selama bertahun-tahun. ”

Madrid asuhan Zidane belum pernah kalah dalam pertandingan liga di Wanda Metropolitano, di mana mereka menang satu kali serta seri dua kali & tetap menjadi satu-satunya tim La Liga yang tidak terkalahkan di stadion hangat Atletico.

Zidane bisa menjelma pelatih Madrid kedua yang menghindari kekalahan dalam empat derby tandang pertamanya melawan Atletico dalam sejarah asosiasi, setelah Luis Molowny di dalam 1986. (Ant/OL-7)