Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk mengabulkan hal-hal baik di bibir ibadah wajib. Kebaikan tersebut tentu lebih afdal bila tidak sebatas ke sesama manusia, tapi juga alam sekitar.  

Seiring secara perubahan untuk pergerakan ramah lingkungan dapat dimulai daripada melakukan perubahan kecil dengan konsisten untuk ikut ambil bagian dalam melestarikan alam selama Ramadan berlangsung, mematok menjadi kebiasaan atau model hidup yang ramah lingkungan. Melalui perubahan ini, mau lahir manfaat yang mulia untuk alam.  

Dalan acara virtual Green Ramadhan yang diusung oleh The Body Shop, Ratu Ommaya, PR dan Community Manager The Body Shop Nusantara mengungkapkan, melalui tantangan 30 hari, pihaknya bisa mengajak untuk memulai ibadah dengan tidak hanya bermakna buat diri sendiri dan sesama, melainkan juga untuk kelestarian alam yang dimulai dari melakukan perubahan kecil buat alam.

“Pada bulan Ramadan, kita sering jajan takjil dan makanan lainnya. Ternyata hal ini membuat penambahan sampah selama Ramdan cukup tinggi. Jadi akhirnya kita mengusung tema Green Ramadhan, mengajak orang di sekitar kita untuk Reconnect dan Refresh. Reconnect dengan beribadah kepada Tuhan dan banyak bersedekah. Selain itu, selalu terkoneksi dengan Tuhan, sesama, dan alam. Karena 3 hal ini terhubung kepala sama lain, ” ujarnya ke Media Indonesia dengan virtual, Senin (19/4).

Karakter yang diusung dalam kampanye kepedulian akan alam tersebut melahirkan Green Challenge Ramadhan. Tantangan itu mengajak untuk melakukan aktivitas ramah dunia dalam waktu 30 keadaan. Pertimbangannya, setelah lewat 30 hari, rutinitas itu akan menjelma gaya hidup.  

“Ada 30 hari petunjuk aktivitas. Harapannya, setelah itu, mulai dari hal kecil di rumah dan menjelma habit ramah lingkungan ke depannya. ” (M-2)